Perubahan Mekanisme Pembayaran Tunjangan Profesi Guru

Mulai tahun 2010 penyaluran tunjangan profesi melalui dua mekanisme :

  1. Bagi guru pegawai negeri sipil daerah (PNSD) pembayaran tunjangan profesinya melalui mekanisme transfer ke daerah di kantor dinas pendidikan kabupaten/kota masing-masing.
  2. Sedangkan tunjangan profesi bagi guru bukan PNS dan sebagian guru PNS masih tetap disalurkan melalui dana dekonsentrasi di dinas pendidikan provinsi masing-masing.

Kriteria guru peneima tunjangan profesi adalah : (a). guru yang telah memiliki sertifikat pendidik; (b). guru yang telah mendapat Surat Keputusan Dirjen PMPTK tentang Penetapan Penerima Tunjangan Profesi; (c). melaksanakan tugas sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 tahun 2009 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru dan Pengawas Satuan Pendidikan, dalam hal ini berarti untuk guru harus memenuhi kewajiban melaksanakan tugas 24 jam tatap muka per minggu dan mengampu mata pelajaran yang sesuai dengan sertifikat pendidik yang diperuntukannya

Mekanisme Pembayaran tunjangan profesi bagi guru PNS Daerah dilakukan melalui cara sebagai berikut :

  1. Direktur Jenderal PMPTK Kementerian Pendidikan Nasional menetapkan daftar dan rekap jumlah guru PNS Daerah yang berhak mendapatkan tunjangan profesi perprovinsi/kabupaten/kota paling lambat bulan Oktober tahun berjalan untuk pembayaran tahun berikutnya. Selanjutnya data tersebut disampaikan kepada Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan.
  2. Menteri Keuangan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) tentang Alokasi Dana Tunjangan Profesi bagi Guru PNS Daerah untuk masing-masing daerah provinsi, kabupaten, dan kota berdasarkan data yang sudah ditetapkan oleh Direktur Jenderal PMPTK Kementerian Pendidikan Nasional.
  3. Pemerintah daerah mengalokasikan tunjangan profesi bagi guru pada APBD dan APBD Perubahan sesuai alokasi dana dalam Permenkeu.
  4. Dinas pendidikan provinsi, kabupaten, dan kota berkewajiban untuk menyusun daftar nominatif guru penerima tunjangan profesi setiap bulan dengan mengacu kepada surat keputusan kepegawaian tentang gaji pokok terakhir.
  5. Dinas pendidikan provinsi, kabupaten, dan kota setiap bulan menyampaikan Surat Perintah Membayar (SPM) kepada Bendahara Umum Daerah (BUD) dilampiri daftar nominatif.
  6. Bendahara Umum Daerah provinsi/kabupaten/kota menyalurkan tunjangan profesi guru ke Bendahara Pengeluaran dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/kota.
  7. Bendahara Pengeluaran dinas pendidikan provinsi, kabupaten, dan kota membayarkan tunjangan profesi kepada guru melalui rekening bank/pos masing-masing.
  8. Pembayaran tunjangan profesi bagi guru PNS Daerah dilakukan pada awal bulan berikut, kecuali untuk bulan Desember dilakukan pada akhir bulan Desember tahun berjalan.
  9. Apabila terjadi kekurangan atau kelebihan dana yang dialokasikan dibandingkan dengan realisasinya, maka akan diperhitungkan pada tahun anggaran berikutnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

2 Balasan ke Perubahan Mekanisme Pembayaran Tunjangan Profesi Guru

  1. Andri mengatakan:

    Menurut saya, pembayaraan tunjangan sertifikasi guru ini lebih baik langsung masuk ke rekening seperti biasanya untuk menghindari potongan-potongan yang tidak beraturan. Terimakasih

    • dieks2010 mengatakan:

      Walaupun ada perubahan mekanisme pembayaran, namun sesuai dengan Juknis Pembayaran Tunjangan Profesi yang dikeluarkan oleh Ditejend PMPTK pada bulan Januari 2010, pembayaran ke guru tetap langsung melalui rekening masing-masing

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: